Tentang Kita
Memandangmu adalah sebuah keindahan
menatap senyum mahalmu yang tiba2 menyeruak mengukir lengkung elok
memaknai sebuah penantian..
memandangmu adalah sebuah kesabaran..
mata yang senantiasa tajam itu melembut saat tawanya mengumandang..
menakhlukkan semua keangkuhan yang senantiasa membentengi
jiwanya yang rapuh dan terkungkung kesunyian..
memandangmu adalah sebuah keremajaan..
jiwaku terguncang saat sosokmu mengucap salam dari kejauhan…
menciptakan getar yang senantiasa terburai tanpa bisa ditahan..
serasa gadis remaja di awal tahun merekah
malu entah tanpa sebab yang jelas..
memandangmu adalah sebuah anugerah…
dalam setiap detak detik jarum yang melangkah
jarak terbentang di antara kita tanpa sanggup kuhela
biarlah tak tersingkap.
memandangmu adalah sebuah karunia
izinkan aku memandangmu dalam kesunyian
dan tersenyum dalam persembunyian..
adakah derap waktu berkata
betapa aq bahagia menemukanmu?
bukan..bukan cinta memang..
tapi kasihku terlampau dalam…
masih ingatkah?
subuh yang mengejar makna pagi
di antara degup jantung dan adrenalin terpompa ke seluruh kepala..
di koridor itu.kita bersama dalam satu cerita..
bukan.bukan tentang cinta memang..
masih ingatkah?
di tengah mata-mata yang menjatuhkan..
kita berbagi senyum menenangkan
di tengah ragu yang menghancurkan..
kita berbagi kebahagiaan
sorai tepuk tangan itu,
senyum bahagia itu,
semua canda tawa itu..
pernah jadi milik kita teman!
milik kita!
ada satu dan lain ragu saat kau lepas dari sisiku..
ada satu dan lain tanya saat perjumpaan selalu diakhiri sebuah perpisahan
tapi untukku,
kau adalah makna
prudensialis dalam sejuta resiko
bagiku kau lah yang terkasih..
terima kasih untuk segalanya
dunia yang kau hadirkan di mataku..
saat itu.
About this entry
You’re currently reading “Tentang Kita,” an entry on
- Telah Diterbitkan:
- September 25, 2007 / 1:04 pm
- Kategori:
- Poetry
- Tag:
Belum ada komentar
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]