Pertama Jumpa
“Dek, ini dari kakak yang berkaos hitam,” kata seseorang seraya menyerahkan sesuatu kepadaku.
“Ooohh….terima kasih.” jawabku.
Kucari sosok yang dimaksud, namun terhalang beberapa temannya. Tiba-tiba mereka yang menghalangiku menyingkir. Seorang cowok tinggi, bertopi, dan berkacamata berdiri menunduk. Wajahnya diangkat seraya tersenyum simpul. Deg!!! Sesaat aku terpaku, lalu kubalas senyumnya. Kak Haris??? Cowok yang selama ini hanya berbincang melalui dunia cyber kini, berdiri di hadapanku. Aku jadi salah tingkah saat dia memandangku. Dia terlihat lebih keren dan lebih manis jika dibandingkan wajahnya yang selama ini aku lihat di foto.
Pandangan pertama awal aku berjumpa
Seolah-olah hanya, impian yang berlalu
Sungguh tak kusangka dan rasa tak percaya
Cowok setampan dia, datang menghampiriku
…………………………………………………
Terdengar lantunan sebuah lagu dari arah panggung pentas seni, mengiringi langkahku meninggalkan acara pentas seni ini. Di tanganku seranting daun tanjung dari kak Haris tergenggam kemudian aku tinggalkan di sebuah sudut teras. Masa iya, aku pulang sambil menenteng ranting???
About this entry
You’re currently reading “Pertama Jumpa,” an entry on
- Published:
- Februari 13, 2008 / 10:30 am
- Category:
- Story
- Tags:
No comments yet
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]