<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Mutiara Bijak</title>
	<atom:link href="http://dhewie.wordpress.com/category/mutiara-bijak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhewie.wordpress.com</link>
	<description>Aku sendiri berpeluk diam, bercumbu dengan kata</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Mar 2009 05:23:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dhewie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/24804dbb13fc6fcbf9dbfa6de57369b0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title> &#187; Mutiara Bijak</title>
		<link>http://dhewie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dhewie.wordpress.com/osd.xml" title="" />
		<item>
		<title>Mu&#8230;Bi&#8230;</title>
		<link>http://dhewie.wordpress.com/2007/11/13/mubi/</link>
		<comments>http://dhewie.wordpress.com/2007/11/13/mubi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 03:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhewie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Bijak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhewie.wordpress.com/2007/11/13/mubi/</guid>
		<description><![CDATA[* Tak Seorangpun dapat membuatmu rendah diri kalau kau tak mengizinkannya.
* Jangan biarkan rasa takut gagal membuatmu berhenti mencoba
* Apa yang kamu yakini bisa atau tidak bisa, keyakinan kamu itu mungkin benar
* Kita mencintai seseorang bukan karena apa yang dapat ia berikan kepada kita
melainkan apa yang dapat kita berikan pada mereka
     [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=9&subd=dhewie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>* Tak Seorangpun dapat membuatmu rendah diri kalau kau tak mengizinkannya.</p>
<p>* Jangan biarkan rasa takut gagal membuatmu berhenti mencoba</p>
<p>* Apa yang kamu yakini bisa atau tidak bisa, keyakinan kamu itu mungkin benar</p>
<p>* Kita mencintai seseorang bukan karena apa yang dapat ia berikan kepada kita</p>
<p>melainkan apa yang dapat kita berikan pada mereka</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhewie.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhewie.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhewie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhewie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhewie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhewie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhewie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhewie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhewie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhewie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhewie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhewie.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=9&subd=dhewie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhewie.wordpress.com/2007/11/13/mubi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f81c9d6a341be1832dc53c2fa8a2184c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhewie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khalil Gibran create</title>
		<link>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata-2/</link>
		<comments>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 05:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhewie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Bijak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata-2/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
PERPISAHAN
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan &#8211; seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.
SAHABAT SEJATI
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.
PERSAHABATAN
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.
PENYAIR
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=14&subd=dhewie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong>PERPISAHAN<br />
</strong>Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan &#8211; seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.</p>
<p><strong>SAHABAT SEJATI<br />
</strong>Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.</p>
<p><strong>PERSAHABATAN</strong><br />
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.</p>
<p><strong>PENYAIR<br />
</strong>Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.</p>
<p>Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.</p>
<p>Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.</p>
<p>Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.</p>
<p><strong>SUARA KEHIDUPANKU</strong><br />
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.</p>
<p><strong>KEINDAHAN KEHIDUPAN<br />
</strong>Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian  adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.</p>
<p><strong>RUMAH</strong><br />
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.</p>
<p><strong>PUISI<br />
</strong>Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.</p>
<p><strong>PENDERITAAN<br />
</strong>Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.</p>
<p>Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.</p>
<p>Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri &#8211; ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.</p>
<p><strong>SAHABAT</strong><br />
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.<br />
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.<br />
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.</p>
<p><strong>SIKAP MANUSIA<br />
</strong>Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.</p>
<p><strong>DUA HATI<br />
</strong>Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.</p>
<p><strong>HUTANG KEHIDUPAN</strong><br />
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.</p>
<p><strong>POHON<br />
</strong>Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.</p>
<p><strong>FALSAFAH HIDUP<br />
</strong>Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta</p>
<p><strong>LAGU GEMBIRA</strong><br />
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.</p>
<p><strong>KEBEBASAN<br />
</strong>Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”<br />
Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”</p>
<p><strong>BERJALAN SEIRINGAN</strong><br />
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.</p>
<p><strong>DOA<br />
</strong>Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.</p>
<p><strong>PENYIKSAAN<br />
</strong>Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.</p>
<p><strong>KATA-KATA</strong><br />
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.</p>
<p><strong>BICARA WANITA</strong><br />
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.</p>
<p><strong>KESEDARAN</strong><br />
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.</p>
<p><strong>ILMU DAN AGAMA<br />
</strong>Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.</p>
<p><strong>MENUAI CINTA<br />
</strong>Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.</p>
<p><strong>KEHIDUPAN</strong><br />
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.</p>
<p><strong>SELAMATKAN AKU<br />
</strong>Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.</p>
<p><strong>CINTA<br />
</strong>Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.</p>
<p>Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.</p>
<p><strong>CINTA<br />
</strong>Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.</p>
<p><strong>CINTA<br />
</strong>Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.</p>
<p><strong>CINTA<br />
</strong>Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.</p>
<p><strong>CINTA<br />
</strong>Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang</p>
<p><strong>ATAS NAMA CINTA<br />
</strong>Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.</p>
<p><strong>CINTA YANG BERLALU</strong><br />
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.</p>
<p><strong>CINTA LELAKI</strong><br />
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.</p>
<p><strong>TAKDIR CINTA</strong><br />
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.</p>
<p>Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.</p>
<p><strong>CINTA PERTAMA</strong><br />
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.</p>
<p><strong>LAFAZ CINTA<br />
</strong>Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.</p>
<p><strong>LAFAZ CINTA</strong><br />
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.</p>
<p><strong>KALIMAH CINTA<br />
</strong>Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya</p>
<p><strong>CINTA DAN AIRMATA<br />
</strong>Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.</p>
<p><strong>WANITA<br />
</strong>Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.</p>
<p><strong>KESENANGAN<br />
</strong>Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.<br />
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;</p>
<p><strong>WARISAN<br />
</strong>Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.</p>
<p><strong>RESAH HATI<br />
</strong>Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa<br />
memperolehinya kembali?</p>
<p><strong>JIWA</strong><br />
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.</p>
<p><strong>LUAHAN<br />
</strong>Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.</p>
<p><strong>LAGU KEINDAHAN</strong><br />
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.</p>
<p><strong>DIRI<br />
</strong>Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.</p>
<p><strong>TEMAN MENANGIS<br />
</strong>Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.</p>
<p><strong>PEMAHAMAN DIRI<br />
</strong>Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.</p>
<p><strong>HATI LELAKI<br />
</strong>Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.</p>
<p><strong>PENULIS<br />
</strong>Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.</p>
<p><strong>HARTA BENDA<br />
</strong>Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.</p>
<p><strong>OBOR HATI</strong><br />
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.</p>
<p><strong>KESEPIAN</strong><br />
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.</p>
<p><strong>KEABADIAN PANTAI</strong><br />
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi</p>
<p><strong>MEMAHAMI TEMAN</strong><br />
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.</p>
<p><strong>MANUSIA SAMA<br />
</strong>Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.</p>
<p><strong>MENCINTAI</strong><br />
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.</p>
<p><strong>CERMIN DIRI<br />
</strong>Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,<br />
kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,<br />
Aku cinta kamu.<br />
Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku</p>
<p><strong>KEBIJAKSANAAN</strong><br />
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.</p>
<p><strong>KEBENARAN<br />
</strong>Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhewie.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhewie.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhewie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhewie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhewie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhewie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhewie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhewie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhewie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhewie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhewie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhewie.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=14&subd=dhewie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f81c9d6a341be1832dc53c2fa8a2184c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhewie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kartu Malaikat</title>
		<link>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata/</link>
		<comments>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 05:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhewie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Bijak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata/</guid>
		<description><![CDATA[
Jangan menunggu kapalmu datang, berenanglah menghampirinya.
Orang yang berhasil dalam kehidupan ini adalah orang yang bangkit dan mencari   situasi yang mereka inginkan, jika tidak menemukannya mereka menciptakannya.
Hari ini kamu adalah orang yang sama dengan kamu lima atau sepuluh tahun mendatang, kecuali orang-orang disekelilingmu serta buku-buku yang kamu baca.
Selama orang membayangkan bahwa dirinya tidak dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=13&subd=dhewie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><ul>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-family:courier new;"></span><span style="font-family:verdana;">Jangan menunggu kapalmu datang</span><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">, berenanglah menghampirinya.</span></span></span></li>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">Orang yang berhasil dalam kehidupan ini adalah orang yang bangkit dan mencari   situasi yang mereka inginkan, jika tidak menemukannya mereka menciptakannya.</span></span></span></li>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">Hari ini kamu adalah orang yang sama dengan kamu lima atau sepuluh tahun mendatang, kecuali orang-orang disekelilingmu serta buku-buku yang kamu baca.</span></span></span></li>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">Selama orang membayangkan bahwa dirinya tidak dapat melakukan ini atau itu, selama itu pula dia bertekad untuh tidak melakukannya dan selama itu pula mustahil dia melakukannya.<span style="font-style:italic;">(Benedict Spinoza)</span></span></span></span></li>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">Berpikir adalah pekerjaan paling berat yang ada, mungkin itulah alasannya mengapa demikian sedikit orang yang mau berpikir. <span style="font-style:italic;">(Henry Ford)</span></span></span></span></li>
<li><span style="font-family:lucida grande;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-family:verdana;">Lebih mudah mempercayai ebohongan yang didengar berkali-kali daripada mempercayai fakta yang belum pernah didengar.<span style="font-style:italic;"> (Robert Lind)<br />
</span></span></span></span></li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhewie.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhewie.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhewie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhewie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhewie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhewie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhewie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhewie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhewie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhewie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhewie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhewie.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhewie.wordpress.com&blog=2057797&post=13&subd=dhewie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhewie.wordpress.com/2007/09/26/kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f81c9d6a341be1832dc53c2fa8a2184c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhewie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>